Lansia Asal Jakarta – Kabar duka datang dari Sumatera Utara. Seorang lansia asal Jakarta, bernama Rapini (70), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berlibur di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia di area semak-semak. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dan pihak keluarga sejak beberapa hari terakhir.
Jenazah Rapini ditemukan pada Minggu, 20 April 2024 sekitar pukul 12.00 WIB di Dusun Panamean, Desa Sibodiala, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba. Lokasi penemuan berada sekitar 1 kilometer dari penginapan tempat korban terakhir kali terlihat.
Kapolsek Porsea, AKP Daniel Aritonang, membenarkan penemuan jenazah tersebut. “Benar, korban atas nama Rapini sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di semak-semak,” ujarnya kepada wartawan.
Saat ditemukan, kondisi jenazah Rapini sudah mulai membusuk. Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban dan masih menunggu hasil visum dari rumah sakit. Namun, dugaan sementara mengarah pada korban yang tersesat dan kelelahan hingga akhirnya meninggal dunia.
Sebelumnya, Rapini dilaporkan hilang sejak Jumat (19/4). Korban diketahui sedang berlibur bersama rombongannya dan menginap di sebuah penginapan di Porsea. Pihak keluarga dan rombongan kemudian melaporkan kehilangan Rapini kepada pihak berwajib dan tim SAR melakukan pencarian intensif.
Penemuan jenazah Rapini menimbulkan kesedihan mendalam bagi pihak keluarga dan rombongan. Proses evakuasi jenazah telah dilakukan dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Porsea mengimbau kepada para wisatawan, khususnya yang berusia lanjut, untuk selalu berhati-hati dan didampingi oleh keluarga atau pendamping selama berlibur, terutama saat berada di lingkungan yang baru dan asing.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI/Polri, dan relawan telah melakukan pencarian intensif di sekitar area penginapan dan jalur-jalur yang mungkin dilalui korban. Keterangan dari saksi-saksi dan pihak keluarga juga dikumpulkan untuk membantu proses pencarian. Upaya pencarian yang memakan waktu beberapa hari ini akhirnya membuahkan hasil, meski dengan kabar yang menyedihkan.
Pihak keluarga Rapini yang datang dari Jakarta tampak sangat terpukul dengan kejadian ini. Mereka mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR dan pihak kepolisian yang telah berusaha keras dalam melakukan pencarian. Proses pemulangan jenazah ke Jakarta diperkirakan akan segera diurus setelah proses administrasi dan visum selesai.
