Di wilayah Gresik, kini muncul masalah lingkungan baru akibat maraknya penyalahgunaan limbah slag baja sebagai bahan penguruk lahan untuk pembangunan kawasan industri dan perumahan. Slag atau terak baja sisa peleburan yang mengandung logam berat sering kali digunakan secara tidak resmi tanpa pengolahan yang tepat, karena dianggap murah dan kuat untuk menstabilkan tanah yang lunak. Padahal, jika dibiarkan terekspos tanpa perlindungan yang benar, bahan kimia dari slag ini dapat meresap ke dalam air tanah dan mencemari lahan pertanian di sekitarnya, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan penduduk dalam jangka panjang.
Penyalahgunaan limbah slag ini menjadi ancaman serius karena tidak ada jaminan keamanan bagi lingkungan sekitar saat bahan tersebut dibiarkan menjadi fondasi bangunan. Debu yang dihasilkan dari material slag tersebut saat proses pengurukan juga dapat mencemari udara jika terbawa angin. Industri baja harus bertanggung jawab penuh atas pengelolaan limbah mereka sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bukan justru menjual limbah beracun tersebut sebagai penguruk tanah yang murah. Ketidakpedulian terhadap standar pengelolaan limbah ini membuktikan bahwa perlindungan lingkungan di Gresik masih sangat lemah dan perlu diperketat secara signifikan agar tidak memakan korban kesehatan di masa depan.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik harus segera menghentikan praktik penggunaan material ilegal ini dan mewajibkan pihak pengembang untuk melakukan audit lingkungan di lahan yang sudah telanjur diuruk. Penggunaan limbah slag harus memiliki izin resmi dan memenuhi standar teknis yang ketat guna memastikan tidak adanya kandungan logam berat yang merembes ke lingkungan. Masyarakat di sekitar proyek pembangunan juga harus lebih waspada terhadap material yang digunakan di lingkungan mereka. Jika ditemukan indikasi penggunaan slag yang tidak sesuai standar, warga harus segera melaporkannya kepada pihak terkait untuk dievaluasi dan dihentikan kegiatannya demi keselamatan bersama.
Kesehatan jangka panjang warga Gresik tidak boleh dikorbankan demi efisiensi biaya konstruksi bangunan. Mari kita dukung pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan lingkungan hidup. Jangan biarkan tanah di sekitar kita terkontaminasi oleh zat berbahaya yang dihasilkan dari sisa industri baja. Dengan memastikan bahwa setiap material penguruk telah lulus uji lingkungan, kita sedang melindungi hak warga atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Mari kita awasi praktik pembuangan dan penggunaan limbah slag baja di Gresik dengan penuh perhatian demi memastikan pembangunan kota kita berjalan dengan aman, sehat, dan bertanggung jawab.
