Upaya peningkatan infrastruktur konektivitas perairan perdesaan terus difokuskan pada penyediaan sarana tambat perahu yang aman dan layak bagi masyarakat pesisir. Proyek pembenahan sarana dermaga pendaratan perahu nelayan kini telah selesai dikerjakan dengan mempergunakan konstruksi beton cor yang sangat kokoh. Pembenahan fisik tempat sandar ini ditujukan untuk menggantikan struktur kayu lama yang telah lapuk dan membahayakan keselamatan proses bongkar muat ikan. Langkah ini memberikan kemudahan besar bagi nelayan tradisional saat menyandarkan perahu mereka usai melaut mencari ikan.
Lokasi fasilitas sandar perahu kini diperluas sehingga mampu menampung puluhan perahu nelayan secara bersamaan tanpa saling berbenturan saat ombak datang. Struktur dermaga pendaratan dilengkapi dengan lampu penerangan surya, tempat pengikatan tali perahu, serta tangga landai untuk memudahkan penurunan hasil tangkapan laut. Kelancaran proses penanganan bongkar muat ikan di sarana sandar baru ini memangkas waktu kerja nelayan secara efisien dan cepat. Risiko kerusakan perahu akibat benturan dinding batu penahan saat gelombang tinggi melanda dapat diminimalkan sepenuhnya.
Kehadiran sarana tambat perahu yang bersih dan tertata ini secara langsung mendongkrak geliat aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar pelabuhan nelayan. Keberadaan fasilitas dermaga pendaratan yang aman membuat para pedagang ikan dari luar daerah lebih mudah datang membeli hasil laut segar secara langsung dari nelayan. Transaksi jual beli ikan kini berlangsung lebih tertib, bersih, dan higienis di lokasi penampungan yang telah disediakan di sekitar area tambat. Kondisi ini secara nyata meningkatkan harga jual ikan tangkapan dan kesejahteraan nelayan lokal.
Petugas dinas perhubungan bersama pengurus kelompok nelayan setempat mengelola penggunaan tempat bersandar perahu secara rapi dan adil bagi seluruh warga. Pemeliharaan fisik bangunan dermaga pendaratan dilakukan secara bergotong royong oleh para nelayan untuk memastikan sarana tersebut terbebas dari penumpukan limbah laut. Nelayan diajarkan untuk menjaga kebersihan perairan di sekitar lokasi tambat agar tidak mencemari kualitas air tempat perahu berlabuh. Rasa kepemilikan yang tinggi menjadikan fasilitas publik ini terjaga dengan sangat baik.
Penyelesaian pembenahan tempat tambat perahu nelayan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam membangun sarana perhubungan daerah pesisir yang andal. Keberadaan sarana dermaga pendaratan yang representatif menjadi pilar utama dalam mendukung kelancaran mata rantai ekonomi sektor perikanan rakyat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk membenahi sarana penunjang nelayan lainnya di berbagai titik pesisir yang masih membutuhkan bantuan perbaikan. Melalui infrastruktur pelabuhan yang kuat, sektor perikanan tradisional akan semakin maju.
